Selain sabar aku bisa apa?



Tuan apakah kau tahu betapa tersiksanya aku kini dilanda rindu?

Aku tidak mengerti mengapa rindu datangnya tak mengenal waktu, apa aku salah jika menyalahkan keadaan? Kau yang tak peka akan perasaanku atau aku yang terlalu perasa? Apa aku salah menyimpan rindu ini untuk seseorang yang aku sayangi… walau entah kau berada di posisi yang sama sepertiku atau tidak.
Aku bodoh bila memaksakan perasaanku, memaksamu agar menuruti semua kemauanku, nyatanya kau bukan siapa-siapa untuk-ku. Hanya teman baik? Atau lebih dari teman? Teman tapi lebih…kekasih tapi kurang.

Riuh air hujan yang turun nyatanya membuatku semakin tersiksa, yaa ketika hujan…sebagian orang mengeluhkan genangan sebagian lagi tergenang dalam kenangan, mungkin aku adalah salah satunya. Orang yang mengeluh ketika hujan turun, bagiku satu tetes air hujan berarti satu kenangan jatuh dan mengingatkanku pada kisah manis yang berujung pedih..ah tapi aku bisa apa, aku bukan siapa-siapa. Aku bukan seseorang yang bisa menghubungimu ketika aku rindu, aku yang tidak bisa menyentuhmu, memelukmu dan mencium bibirmu saat aku rindu. Lantas aku harus seperti apa ketika rindu ini tak dapat aku kendalikan? Sialnya aku ketika engkau sedang asik dengan wanita-wanitamu, diujung penghapanan aku seperti manusia tanpa arah dan tujuan, terombang-ambing dilautan perasaan penuh ketidak pastian, entah akan ditempat mana aku bermuara, entah sampai sejauh mana kapal ini dapat berlayar dan entah berapa lama tiang penyangga ini dapat kokoh diterjang ombak yang bahkan batu karang dipinggir lautan yang begitu kokoh-pun dapat terkikis oleh ombak yang begitu dahsyat ini.

Bukannya aku berlebihan, tapi ini kenyataan, aku tidak bisa menahan perasaanku ketika aku tau sosok yang selama ini sering aku ceritakan dalam percakapan panjangku dengan Tuhan, ternyata ini jawaban yang Tuhan berikan untukku..kamu bukan laki-laki yang tuhan kirimkan untukku. Kamu dikirim Tuhan masuk kedalam kehidupanku hanya untuk memberikanku pelajaran betapa mencari sosok yang benar-benar tulus itu sulit, mencari sosok yang setia itu susah dan mencari sosok yang menerima apa adanya itu sukar.
Silahkan jika kau ingin mentertawakanku, aku pantas menjadi bahan leluconmu bersama teman-temanmu. Tapi satu kekhawatiranku padamu jika kau menceritakan didepan teman-temanmu aku khawatir kau yang akan ditertawakan oleh mereka, kau tau kenapa? tidak usah aku jelaskan panjang lebar,,, kau sudah dewasa dan aku yang kau anggap masih “bocah” pasti kau lebih mengerti segalanya.

Semoga aku wanita terakhir yang kau sia-siakan tak usah mencari mangsa lain Tuan, entah kau tidak punya perasaan atau tidak mengerti arti pengorbanan, dimatamu cinta itu tidak berarti apa-apa, dimatamu janji itu hanya kata-kata tanpa makna yang bisa kau ingkari semau-mu. Kata-kata manismu tak se-manis rupa dan perbuatanmu. Sial..sial..sial.. sekali lagi aku sial aku bodoh, bisa-bisanya aku begitu mengagumi sosok yang bahkan hatinya dia letakkan pada wanita yang memberikan dia kenyamanan tanpa status yang jelas. aku tidak menyesal pernah mengenal sosokmu sosok yang begitu hangat sosok yang begitu penuh perhatian sosok yang begitu penuh guyonan-guyonan yang selalu membuatku tertawa disetiap ku bersama-mu. Tapi inilah kenyataanya kau masuk kedalam kehidupanku aku anggap sebagai ujian yang Tuhan berikan sebelum nantinya aku mendapatkan seseorang yang lebih pantas untuk aku pertahankan dan perjuankan. Tetap jadi dirimu yang hangat dan menyenangkan Tuan.. aku harap nantinya kau akan bahagia bersama wanitamu yang tepat begitupun aku dengan laki-laki yang jauh lebih baik darimu, kita akan sama-sama bahagia dengan pasangan masing-masing..kelak..

Tutup hati-mu begitupun aku, aku akan menutup hatiku rapat-rapat untukmu. Bukan jalanku yang tak berarah kepadamu ataupun jalanmu yang tak berarah kepadaku kita hanya ingin menuju satu tujuan dengan cara kita masing-masing, tak usah berbelok arah..lebih baik kita meneruskan langkah perjalanan kita dijalan berbeda. Jika takdir Tuhan berkata lain kita harus berbelok arah dan menempuh jalan yang sama anggap saja itu sebagian takdir Tuhan yang tidak pernah kita inginkan. Aku akan mencari kebahagiaanku sendiri…begitupun dirimu yang akan sangat mudah mendapatkan kebahagiaan bersama wanita-wanitamu. Jaga dirimu baik-baik, untuk-mu laki-laki yang ‘pernah’ aku sayang dan aku perjuangkan sebisa dan semampu-ku..

Malam sudah semakin larut, sebaiknya aku bergegas melupakan apa yang terjadi malam ini..aku yakin kau sudah terjaga dalam tidurmu sedangkan aku malam-malam begini masih sempat saja menuliskan semua tentang-mu..mimpi indah Tuan,, walau tak bisa ku utarakan langsung padamu setidaknya aku dapat mengutarakan rasa-ku..tidak aku pendam sendiri. Aku tidak mengharapakan pesan masuk ucapan selamat malam atau selamat tidur dengan emotion hug and kiss darimu. Semoga kita bertemu dalam mimpi..dalam sosokmu yang berbeda..

 Selamat malam…


0 komentar:

Posting Komentar

Pages

viewers

Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts

Followers

Tentang Saya

Blogroll

Blogger templates

Blogger news